Rabu, 13 Maret 2013

Karakteristik Sistem Terdistribusi


SISTEM TERDISTRIBUSI


ilustrasi struktur sistem terdistribusi
Sistem terdistribusi adalah suatu kesatuan dari elemen-elemen yang saling berinteraksi secara sistematis dan teratur untuk mendistribusikan data, informasi, obyek dan layanan dari dan kepada pengguna yang terkait didalamnya dengan melakukan pengiriman pesan (message passing). Infrastruktur utama sistem terdistribusi adalah jaringan, hardware, software dan pengguna yang terkait di dalamnya. Contoh: Internet, intranet, mobile computing.



Sistem Terdistribusi Pada Internet

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membangun sistem terdistribusi,
yaitu :

  1. Transparency (Kejelasan)
  2. Communication (Komunikasi)
  3. Performance and Scalability (Kinerja dan Ruang Lingkup)
  4. Heterogeneity (Keanekaragaman)
  5. Opennes (Keterbukaan)
  6. Reliability and Fault Tolerancy (Kehandalan dan Toleransi Kegagalan)
  7. Security (Kemanan)

Karakteristik Sistem Terdistribusi


  • Concurrency of Component(Konkurensi)

Yang dimaksud dengan concurrency (sistem atau program yang berjalan bersama-sama) disini adalah suatu karakteristik yang dimiliki oleh sistem terdistribusi dimana sifatnya setiap komputer/aplikasi dapat melakukan pekerjaan masing-masing tanpa terjadi konflik diantaranya. Hal yang wajar apabila proses eksekusi program harus berjalan secara konkuren. Melakukan koordinasi konkurensi terkadang diperlukan juga untuk mengatur layanan seperti file sharing. Contoh: Beberapa pemakai browser mengakses halaman web secara bersamaan
Masalah umum dalam sistem concurrent
a). Deadlock
b). Lifeclock
c). Komunikasi yang tidak handal

  • No Global Clock (Tidak ada / Keterbatasan Global Clock)
Setiap komputer memiliki clock yang berbeda dalam sistem terdistribusi. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mensinkronkan waktu seluruh komputer/perangkat yang terlibat. 
Agar tidak terjadi konflik maka diperlukan sinkronisasi dan koordinasi clock antar komputer. Saat program membutuhkan koordinasi antarkomputer, dilakukan juga proses pertukaran pesan antarkomputer.
Pada sistem terdistribusi, tidak ada satu proses tunggal yang mengetahui global state sistem saat ini (disebabkan oleh concurrency dan message passing).

  •  Independent Failures of Component (Kegagalan Independent)
Komputer/sistem dapat mengalami kegagalan atau kerusakan. Akan sangat merepotkan apabila kerusakan pada 1 komputer atau 1 sistem akan mempengaruhi semua komputer/sistem. Oleh karena itu apabila terdapat komponen yang rusak atau gagal, kerusakan tidak meyebar ke komponen lainnya. Hal ini juga menyebabkan adanya kegagalan proses tunggal yang bisa tidak diketahui.

---------------------
Referensi :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen di sini ya ^_^